AVOKOKA KINGDOM

SKK 02: Seleksi Kakao Karo Berbiji Besar dari Sumatera Utara

Artikel Avokoka Kingdom

SKK 02: Seleksi Kakao Karo Berbiji Besar dari Sumatera Utara

โœ๏ธ Sapta Sebayang โ€ข ๐Ÿ“… 2026-10-14
SKK 02 (Seleksi Kakao Karo 02) merupakan kandidat seleksi kakao lokal dari Perbesi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Pengamatan awal terhadap 46 biji menunjukkan berat total 92 gram pada kadar air sekitar 8%, atau rata-rata 2 gram per biji. Dokumentasi ini menjadi langkah awal untuk mengkarakterisasi ukuran biji, karakter buah, dan potensi pengembangan kakao lokal Karo.

SKK 02 (Seleksi Kakao Karo 02) merupakan nama identifikasi untuk kandidat seleksi kakao lokal dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Seleksi ini didokumentasikan oleh Avokoka Kingdom sebagai bagian dari upaya mengenali dan mencatat karakter kakao lokal yang berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Asal-Usul SKK 02

Tanaman sumber berasal dari Kebun Kakao Nek Biring Kiap, yang diperkirakan ditanam sekitar tahun 2011. Dari sekitar 40 tanaman yang diamati, ditemukan tanaman dengan karakter buah dan biji yang menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Pengamatan awal menunjukkan bahwa terdapat dua tanaman dengan karakter buah hijau yang serupa. Identitas SKK 02 digunakan untuk mendukung pencatatan dan pengamatan secara sistematis.

Karakter Buah Kakao

Berdasarkan pengamatan lapangan, buah kandidat SKK 02 memiliki warna hijau, permukaan relatif halus, serta kulit buah yang terlihat cukup tebal dan keras. Tanaman sumber juga dilaporkan mampu menghasilkan buah pada beberapa periode dalam setahun.

Karakter tersebut masih memerlukan pengamatan berulang. Kulit buah yang tebal dan keras menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diteliti, tetapi belum membuktikan adanya ketahanan terhadap penggerek buah kakao (PBK).

Hasil Pengukuran Awal Biji SKK 02

Pengukuran awal dilakukan terhadap 46 biji kakao. Setelah pengeringan awal selama sekitar tiga hari, berat sampel tercatat 96 gram. Pada pengukuran berikutnya, berat 46 biji tercatat 92 gram dengan kadar air sekitar 8%.

Parameter Hasil Pengamatan
Jumlah biji 46 biji
Berat setelah pengeringan awal 96 gram
Kadar air pada pengukuran berikutnya Sekitar 8%
Berat pada kadar air sekitar 8% 92 gram
Rata-rata berat per biji 2,00 gram

Rata-rata berat biji dihitung dengan membagi berat total sampel dengan jumlah biji:

92 gram รท 46 biji = 2,00 gram per biji.

Hasil tersebut merupakan pengukuran awal dari satu sampel. Pengukuran tambahan diperlukan untuk mengetahui apakah ukuran biji tersebut konsisten pada buah dan waktu panen yang berbeda.

Estimasi Bean Count

Bean count adalah jumlah biji kakao dalam setiap 100 gram. Parameter ini membantu menggambarkan ukuran biji dan membandingkan karakter sampel kakao.

Berdasarkan rata-rata berat sekitar 2 gram per biji, estimasi bean count SKK 02 adalah:

100 gram รท 2 gram per biji = sekitar 50 biji per 100 gram.

Angka 50 biji per 100 gram tersebut merupakan estimasi matematis berdasarkan sampel 46 biji dengan berat total 92 gram. Pengujian dengan sampel yang lebih besar tetap diperlukan untuk mendapatkan hasil yang lebih representatif.

Rencana Karakterisasi Lanjutan

Avokoka Kingdom akan melanjutkan pencatatan karakter SKK 02 melalui pengukuran dan pengamatan lapangan. Data yang diperlukan meliputi:

  • Berat, panjang, dan diameter buah segar.
  • Jumlah biji dalam setiap buah.
  • Berat biji basah dan berat biji kering.
  • Kadar air dan bean count.
  • Bentuk, ukuran, dan warna biji.
  • Produktivitas serta pola pembungaan dan pembuahan.
  • Karakter kulit buah dan kejadian serangan hama.
  • Konsistensi karakter pada tanaman hasil perbanyakan.

Pengukuran buah segar dan biji basah direncanakan menggunakan alat ukur di gudang pembeli kakao. Hasil pengukuran tersebut diharapkan dapat melengkapi data awal dan memperkuat dokumentasi karakter SKK 02.

Pentingnya Seleksi Kakao Lokal Karo

Seleksi kakao lokal perlu dilakukan secara bertahap berdasarkan data yang dapat diukur dan dibandingkan. Karakter buah, ukuran biji, produktivitas, serta respons tanaman terhadap hama dan penyakit perlu diamati dalam beberapa periode pengamatan.

Dokumentasi SKK 02 menjadi bagian dari upaya Avokoka Kingdom membangun basis data kakao lokal Karo yang mencakup identitas tanaman sumber, karakter buah, hasil pengukuran biji, dan perkembangan tanaman.

Kesimpulan

SKK 02 atau Seleksi Kakao Karo 02 merupakan kandidat seleksi kakao lokal dari Kabupaten Karo yang sedang menjalani tahap karakterisasi. Pengukuran awal terhadap 46 biji menghasilkan berat total 92 gram pada kadar air sekitar 8%, dengan rata-rata berat 2 gram per biji dan estimasi bean count sekitar 50 biji per 100 gram.

Hasil ini menjadi dasar untuk pengamatan berikutnya, bukan kesimpulan akhir mengenai keunggulan genetik atau produktivitas. Karakter dan potensinya perlu dikonfirmasi melalui pengukuran berulang serta pengujian pada tanaman hasil perbanyakan.

Status: Kandidat seleksi lokal kakao Karo dalam tahap karakterisasi dan pengujian lanjutan.

Dokumentasi: Avokoka Kingdom
Lokasi: Perbesi, Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

๐Ÿฅ‘ Pengembangan Alpukat Avokoka Kingdom

Lihat pengembangan alpukat SAB034, pengamatan tanaman dan pengalaman kebun Avokoka Kingdom di Perbesi, Tigabinanga, Karo.

๐Ÿฅ‘ Lihat Halaman Alpukat
โ† Kembali ke Artikel