AVOKOKA KINGDOM

Artikel

Budidaya Kakao di Perbesi, Karo

Budidaya Kakao di Perbesi, Karo: Dari Kebun hingga Digital Farm

Catatan perjalanan pengembangan kakao Avokoka Kingdom di Desa Perbesi, Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Kakao menjadi salah satu komoditas utama yang dikembangkan Avokoka Kingdom di Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo.

Pengembangan kebun dilakukan secara bertahap, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan, pengamatan kesehatan tanaman hingga pencatatan produksi.

Kakao Perbesi dan Kondisi Kebun

Setiap kebun memiliki kondisi yang berbeda. Karena itu pengelolaan kakao di Avokoka Kingdom dilakukan berdasarkan pengamatan langsung terhadap tanaman dan kondisi lapangan.

Pertumbuhan tanaman, kondisi tanah, ketersediaan air, nutrisi, tajuk dan kesehatan tanaman menjadi bagian dari pengamatan sehari-hari.

Mulai dari Nursery

Pembibitan menjadi tahap penting dalam pengembangan kakao. Tanaman muda perlu dipelihara agar tumbuh sehat sebelum dipindahkan ke kebun.

Avokoka Kingdom juga mengembangkan sistem pencatatan bibit sehingga asal tanaman dan perkembangan tanaman dapat ditelusuri.

🌱
Bibit adalah awal dari riwayat sebuah pohon.

Identitas bibit dapat menjadi bagian pertama dari perjalanan tanaman sampai memasuki kebun dan menghasilkan produksi.

Pemeliharaan Tanaman Kakao

Setelah tanaman berada di kebun, pemeliharaan dilakukan secara berkelanjutan. Pemangkasan, pengelolaan nutrisi, penyiraman dan pengamatan kesehatan tanaman menjadi bagian dari kegiatan kebun.

Tujuannya adalah menjaga tanaman tetap sehat, memiliki tajuk yang baik dan mampu berkembang menuju fase produksi.

Menghadapi Gangguan Tanaman

Salah satu tantangan dalam budidaya kakao adalah menjaga kesehatan tanaman dan buah.

Di kebun, pengamatan dilakukan terhadap gejala penyakit maupun gangguan produksi. Informasi tersebut kemudian dapat dicatat agar penanganan dan perkembangan tanaman dapat dipantau dari waktu ke waktu.

Dari Pohon Menjadi Data

Salah satu pengembangan penting di Avokoka Kingdom adalah sistem Digital Farm.

Setiap pohon secara bertahap diarahkan memiliki identitas. Data seperti lokasi, varietas, umur, pemeliharaan, pemupukan, penyakit dan produksi dapat menjadi bagian dari riwayat tanaman.

📊
Setiap pohon memiliki riwayat.

Data kebun membantu petani melihat perkembangan tanaman bukan hanya hari ini, tetapi juga dari waktu ke waktu.

Menuju Traceability Kakao Perbesi

Pencatatan tanaman menjadi dasar untuk membangun traceability kebun. Dari bibit, tanaman, kegiatan pemeliharaan hingga produksi, setiap tahap dapat memiliki catatan.

Konsep ini dikembangkan agar perjalanan kakao dari kebun Perbesi dapat terdokumentasi dengan lebih baik.

Membangun Kakao Karo Secara Bertahap

Pengembangan kakao Avokoka Kingdom merupakan perjalanan jangka panjang. Tidak semua hasil dapat diperoleh sekaligus.

Kebun dibangun melalui proses menanam, merawat, mengamati, mencatat dan terus belajar dari tanaman yang ada di lapangan.

Alpukat • Kakao • Kebun • Data

Desa Perbesi, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

← Kembali ke Artikel